Hijab telah menjadi bagian krusial bagi banyak wanita. Seiring berkembangnya tren fashion muslim, jilbab printing pun semakin dilirik. Dengan motif yang beragam, jilbab printing mampu menambahkan sentuhan unik pada penampilan sehari-hari. Namun, ketika memilih, tentu tidak hanya motif yang penting, bahan kain untuk hijab printing juga perlu diperhatikan.
Bahan Kain untuk Hijab Printing Jangan Asal Pilih
Pemilihan bahan kain yang tepat sangat menentukan kenyamanan saat mengenakan hijab. Pasalnya, jilbab yang terlalu kaku dapat membuat penampilan terlihat kurang natural. Di sisi lain, bahan yang terlalu tipis atau tidak menyerap keringat akan menyebabkan kepala gerah bahkan kulit iritasi.
Sayangnya, banyak orang kerap mengabaikan tekstur kain. Padahal hijab yang terasa kasar atau gatal dapat membuat pengguna tidak nyaman meski motifnya indah. Oleh karena itu, pemilihan bahan kain yang flowing serta lembut di kepala menjadi kunci utama dalam menikmati hijab printing tanpa rasa risih. Berikut lima bahan kain yang paling aman dan nyaman untuk hijab printing.
- Voal
Opsi pertama adalah voal. Kain ini memiliki karakteristik sangat lembut, ringan dan breathable. Membuatnya cocok untuk hijab sehari-hari bahkan di kawasan tropis seperti Indonesia. Printing pada voal tetap terlihat jelas, dan kain ini tidak mudah kusut meski digunakan lama di aktivitas berat.
- Chiffon
Selanjutnya ada chiffon yang merupakan bahan favorit untuk hijab printing. Hal itu mengingat bahannya relatif ringan, halus, serta jatuhnya bagus (flowing). Bahan chiffon memungkinkan udara mengalir, sehingga tidak membuat kepala gerah. Untuk hijab printing, chiffon crepe biasanya lebih hijabers sukai karena tidak terlalu licin dan mudah dibentuk.
- Satin
Satin juga menjadi salah satu bahan kain untuk hijab printing terbaik. Mereka memiliki permukaan halus dan mengilap, memberikan kesan mewah pada motif hijab. Jenis satin yang aman untuk printing harus ringan, sehingga tetap jatuh dan nyaman di kepala. Hindari satin terlalu tebal yang bisa membuat hijab terasa panas.
- Cotton (Katun)
Katun tetap menjadi pilihan klasik. Hijab printing berbahan katun lembut sangat nyaman karena menyerap keringat dan tidak menyebabkan gatal. Untuk printing, katun combed atau katun stretch biasanya digunakan agar motif menempel secara maksimal.
- Silk/ Sutra Sintetis
Bahan silk sintetis memberikan kesan elegan dan jatuh yang menawan. Meski lebih tipis, kain ini lembut di kulit kepala. Selain itu, gesekan di pipi atau dahi tidak menyebabkan iritasi. Pilihan ini ideal untuk acara formal atau hijab printing dengan motif sangat detail.
Dengan memilih bahan kain untuk hijab printing yang tepat, penampilan tidak hanya rapi namun juga sangat nyaman. Hijab yang nyaman akan membuat look lebih natural sekaligus meningkatkan rasa percaya diri. Jadi ketika ingin membeli atau memproduksi hijab dengan teknik print motif, bisa mempertimbangkan pilihan di atas.
